Seorang penyair yang tidak berhasil diungkap identitasnya berkata dalam bentuk syair yang sangat indah dan memukau. Penulis temukan bait syair ini dalam sebuah kitab berjudul Al-Mustathraf Fi Kulli Fan Mustadhraf, jilid II hal 116 dan dalam kitab kifayah al-Atqiya’ wa minhaj al-Ashfiya’ hal 5 :

لا تسألن من ابن آدم حاجة … وسل الذي أبوابه لا تحجب )

 ( الله يغضب إن تركت سؤاله … وبني آدم حين يسئل يغضب

Artinya : “Jangan pernah menengadahkan tangan untuk meminta sesuatu kebutuhan hidup kepada manusia. Tapi tengadahkanlah tangmu untuk memintanya kepada Dzat (Allah) yang pintu pengkabulannaya tak pernah tertutup. Jika engkau tak pernah meminta kepada Allah, maka Allah akan marah.sementara manusia jika diminta akan marah”.

Manusia bila diminta secara terus menerus maka dia akan marah, karena merasa dimanfaatkan  dan dipermainkan. Berbeda tiga ratus enam puluh derajat dengan Allah. Allah akan marah bahkan murka kepada hamba-Nya yang tidak pernah meminta kepada-Nya, karena Allah menganggapnya takabbur.

Untuk menyelamatkan manusia dari sikap takabbur ini, maka Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berdo’a (meminta) hanya kepada-Nya. Perintah berdoa ini jelas bisa dipahami dalam al-Qur’an suat al-Ghafir ayat 60 :

قال ربكم ادعوني استجب لكم

Tuhanmu berkata: berdoalah (memintalah) kepadaku

 karena Aku akan mengabulkan permintaanmu”.

Perintah berdoa ini terbaca jelas dari kalimat perintar (fiil amar) ادعوني  :berdoalah. Untuk memberikan motivasi berdoa ini maka Nabi Muhammad saw. Mengkategorikan doa ini sebagai bentuk dari peribadatan kepada Allah. Beliau bersabda

حدثنا محمد بن بشار حدثنا عبد الرحمن بن مهدي حدثنا سفيان عن منصور والأعمش عن ذر عن يسيع الحضرمي عن النعمان بن بشير قال سمعت النبي صلى الله عليه وسلم يقول الدعاء هو العبادة

Menceritakan kepada kami Muhammad Ibn Basyar dari Abdurrahman Ibn Mahdi dari Sufyan dari Manshur dan ‘A’masy dari abu dzar dari Yasi’ al-Hadlaramiy dari Nu’man Ibn Basyir. Saya mendengar Rasulullah berkata:” Doa itu adalah ibadah”.(Sunan Turmudzi 3247)

Doa Para Utusan Allah

Tidak satupun dari para Nabi dan rasul mulai Nabi Adam sampai Nabi Muhammad yang tidak memohon pertolongan kepada Allah demi suksesnya beban dakwah yang mereka emban. Semua nabi dan rasul memohon (berdoa) kepada Allah.

Berikut contoh doa doa para nabi dan rasul :

Doa Nabi Adam setelah dikeluarkan dari sorga hanya karena satu kesalahan.

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

Artinya :  ”Ya Tuhan kami, kami telah dzalimkan diri kami sendiri, Jika Engkau tidak mengampuni kami dan Engkau rahmatkan kami, tentulah kami menjadi orang yang rugi”.  (Al A’raf : 23).

Doa nabi Nuh setelah Ia sedikit protes kepada Allah kenapa Anaknya menjadi salah satu korban banjir yang didatangkan Allah.

قَالَ رَبِّ إِنِّىٓ أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْـَٔلَكَ مَا لَيْسَ لِى بِهِۦ عِلْمٌ ۖ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِى وَتَرْحَمْنِىٓ أَكُن مِّنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

Artinya : “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tidak mengetahui (hakekatnya). Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi”. (QS. Hud : 47)

Doa Nabi Ibrahim saat membina Ka’bah:

رَبَّنَا وَٱجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَآ أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ

Artinya : “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami) sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Artinya : Engkaulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang”. (QS. Al-Baqarah : 128-129).

Doa nabi Luth agar diselamatkan dari kaum Sodom

رَبِّ نَجِّنِى وَأَهْلِى مِمَّا يَعْمَلُونَ

 Artinya : “Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan”. (QS. Asy-Syu’araa :169)

Doa nabi Yusuf saat diangkat menjadi bendahara Negara

رَبِّ قَدْ ءَاتَيْتَنِى مِنَ ٱلْمُلْكِ وَعَلَّمْتَنِى مِن تَأْوِيلِ ٱلْأَحَادِيثِ ۚ فَاطِرَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ أَنتَ وَلِىِّۦ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ ۖ تَوَفَّنِى مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِى بِٱلصَّٰلِحِينَ

Artinya :“Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta’bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh”. (QS. Yusuf :101)

Doa nabi Muhammad saw

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Artinya “Ya Tuhan kami, Janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, Janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. (QS. Al-Baqarah : 286)

Maka  mohonlah untuk menyelesaikan masalah hidup, termasuk masalah covid 19 yang nampaknya semakin menjadi jadi ini,  hanya kepada Allah jangan kepada manusia, karena manusia adalah makhluk bermasalah. Makhluk yang bermasalah tidak mungkin menyelesaikan masalah. Pergilah kepada Allah, karena Allah maha suci dari aib dan masalah. Wallahu a’lam bishshawab

1 KOMENTAR

  1. […] kita melakukan aktifitas  seharusnya diawali dengan berdoa. Hal ini bertujuan agar segala aktifitas kita diridloi oleh Allah. Namun seringkali, kita sebagai […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.