lailatul qadar
lailatul qadar

Sisi Lain Lailatul Qadar : Kemuliaan yang Turun Sepanjang Tahun

Semua ulama sepakat bahwa malam Lailatul Qadar keutamaannya melebihi seribu bulan. Namun, mereka berbeda pandang tentang kapan turunnya. Mayoritas mengatakan pada malam ganjil sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Ada pula yang mengatakan dari malam pertama. Intinya, malam Lailatul Qadar turun pada malam bulan Ramadhan walaupun dirahasiakan.

Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa malam Lailatul Qadar hanya turun sekali ketika pertama kali al Qur’an diturunkan. Bahkan, ada yang berpendapat bahwa malam Lailatul Qadar turun pada setiap bulan sepanjang tahun, tidak hanya di malam bulan Ramadhan.

Di sini, akan dijelaskan tentang pendapat yang terakhir bahwa malam Lailatul Qadar turun pada salah satu malam tiap-tiap bulan sepanjang tahun.

Abdul Wahab Sya’roni dalam kitabnya Mizanul Kubra menulis, (mayoritas ulama berpendapat) malam Lailatul Qadar turun hanya di bulan Ramadhan. Namun, menurut Imam Abu Hanifah Lailatul Qadar turun pada setiap bulan sepanjang tahun.

Bahkan, menurut Ali al Khawwash, Lailatul Qadar turun setiap malam ketika seorang hamba melakukan pendekatan diri kepada Allah.

Syaikh Afdhaluddin menceritakan pengalaman spiritualnya, ia melihat Lailatul Qadar pada bulan Rabi’ul awal dan bulan Rajab. Berdasarkan ini, beliau kemudian menafsirkan surat al Qadr ayat 1 dengan malam pendekatan. Lailatul Qadar adalah malam yang bisa mendekatkan seorang hamba kepada Allah. Pada malam saat hamba bisa mendekatkan diri kepada Allah, malam itulah Lailatul Qadar.

Pendapat ini didasarkan pada hadis Nabi.

“Rahmat Allah turun tiap malam ke dunia, yakni pada sepertiga malam terakhir. Allah berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri. Siapa yang memohon kepada-Ku akan Aku ampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga:  4 Macam dan Jalan Meraih Hidayah Allah

Pendapat ini sekilas bertentangan dengan pendapat mayoritas ulama yang mengatakan Lailatul Qadar hanya terjadi di bulan Ramadhan. Namun, kalau ditelusuri lebih jauh sebenarnya ada titik temu.

Titik temunya, kalau pada bulan Ramadhan seseorang memperoleh keutamaan malam Lailatul Qadar, di sepanjang bulan-bulan berikutnya ia akan mudah mendapat ampunan dan mudah mendekatkan diri kepada Allah. Maka, seakan-akan di sepanjang tahun ia memperoleh keutamaan Lailatul Qadar.

Seseorang yang mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar akan giat melakukan ibadah kepada Allah tidak hanya di bulan Ramadhan saja, namun sepanjang tahun, setiap hari dan setiap malam. Kesimpulan ini senada dengan pendapat yang mengatakan bahwa seseorang yang meraih malam Lailatul Qadar pada bulan Ramadhan akan meningkat ibadahnya pasca bulan suci.

Bagikan Artikel ini:

About Nurfati Maulida

Avatar of Nurfati Maulida

Check Also

haman

Haman: Kisah Politikus Rakus pada Zaman Fir’aun yang Diceritakan Al-Quran

Sebuah bangsa dibangun dengan hati penyair, namun hancur di tangan politikus Dr. Muhammad Iqbal Haman …

masjid untuk pesta pernikahan

Hukum Menyelenggarakan Pesta Pernikahan di Masjid

Pernikahan itu sakral. Disebut sakral karena sebab pernikahan sesuatu yang awalnya haram menjadi halal. Zina …