Berbuka puasa adalah aktifitas yang paling dinantikan. Tentu saja tidak sekedar makan, berbuka puasa merupakan ibadah pelepas puasa yang dilakukan sepanjang hari.

Ada kebiasaan masyarakat yang kurang benar ketika membaca do’a saat berbuka puasa. Biasanya doa berbuka puasa dibaca sebelum menyantap makanan.

Padahal sesunguhnya, doa yang masyhur untuk berbuka itu dilakukan ketika makanan atau minuman sudah masuk di tenggorokan saat berbuka. Ketika itu disunnahkan membaca do’a yang sudah ma’tsur yaitu:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ اْلعُرُوْقُ، وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إنْ شَاءَ اللهُ تَعاَلى.

Artinya: “Ya Allah! Hanyalah untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rejeki-Mu aku berbuka, dahaga telah sirna dan urat-urat telah basah dan pahala telah ditetapkan jika Allah menghendaki”.

Do’a di atas dibaca setelah kita merasakan segar kembali setelah menahan dahaga sepanjang hari. Doa ini sebagai rasa syukur karena bisa menikmati rejeki yang diberikan Allah sebagaimana yang ditunjukkan makna do’a tersebut.

Selain itu harus dipahami oleh orang yang berpuasa rahasia penting saat berbuka. Saat berbuka puasa adalah waktu paling tepat untuk berdoa sesuai kebutuhan kita. Pada saat itu adalah waktu yang istijabah sebagaimana hadis Rasulullah:

للِصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِه دَعْوَةٌ لاَ تُرَدُّ

Artinya: “Doa orang yang berpuasa pada waktu berbuka tidak akan ditolak”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.