Allah mengabulkan doa
doa terkabul

Tugasmu Berusaha dan Berdoa, Selanjutnya Allah yang Menentukan

“Berdoalah kepada-Ku, Aku akan mengabulkannya untuk kalian.” (QS Ghafir: 60).

Terkadang kita merasa kecewa apabila banyak doa kita yang telah kita panjatkan dengan sepenuh hati tak kunjung diijabah oleh Allah, padahal kita tahu bahwa, Allah menjanjikan pengabulan doa umatnya jika mereka mau meminta hanya kepadanya. Lalu, apakah Allah telah mengingkari janjinya?

Bagi seorang mukmin, kita harus yakin bahwa Allah tidak akan pernah mengecewakan umat yang taat kepadanya. Meski doa yang kita panjatkan tak kunjung diijabah, kita musti sadar bahwa Allah Maha Tahu kapan waktu tepat untuk mengabulkan doa dan pengabulan terbaik untuk hamba-Nya. Karena itu jangan mudah putus asa.

Namun, apabila semua sebab terkabulnya doa juga sudah kita lakukan namun juga Allah tetap tidak mengabulkan, dari mulai rasa ikhlas, tidak berbuat syirik ketika tidak terkabul doa kita, berdoa di waktu mustajab, bertaubat, mulai dengan shalawat, bersungguh-sungguh dan beberapa hal lainnya. Pastinya kita bertanya apakah kita benar telah menjadi mahluk yang di cintai Allah?

Ternyata tidak ada yang sia-sia dengan doa yang telah kita panjatkan. Karena dalam setiap doa pasti akan terkabulkan Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada seorang pun yang berdoa dengan sebuah doa kecuali Allah akan mengabulkan apa yang dimintanya atau memalingkannya dari keburukan yang semisalnya, selama dia tidak berdoa yang mengandung dosa atau pemutusan silaturahmi.” (HR At-Tirmidzi no.3381. Dihasankan oleh Syaikh Al-Albani)

Dari penjelasan hadist diatas bisa di pahami bahwa selama kita sudah melaksanakan sebab terkabulnya doa, maka Insyaallah Allah akan senantiasa mengabulkannya. Dan apabila tidak dikabulkan di dunia, maka bisa jadi di akhirkan atau diberikan kebaikan oleh Allah di hari kiamat. Dengan tidak dikabulkannya doa kita terkadang juga disebabkan agar kita terhindar dari hal buruk akibat doa kita yang telah dikabulkan Allah.

Baca Juga:  Tiga Amalan Ringan tapi Susah Dipraktekkan

Jelas bahwa ijabah bagi suatu permohonan hamba sudah merupakan jaminan Allah, oleh karena itu yang terpenting dan mesti diperhatikan adalah bagaimana seharusnya engkau mengungkapkan permohonan yang pantas bagi dirimu. Karena seseorang seringkali meomohon kepada Allah akan suatu perkara yang dapat memadharatkannya.

Allah Berfirman, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”.[QS:Al Baqarah/2 ayat 216]

Memanjatkan doa kepada Allah menjadi pertimbangan penting bagi setiap mukmin yang saleh, sehingga apabila ketika ia berdoa, mereka akan terbiasa berdoa dalam ungkapan yang halus, namun Alah yang paling tau apa yang baik untuk hambanya dan apa yang buruk untuk hambanya.

Dengan tidak diijabahnya doa bagi seorang kita sebagai umat Allah, hendaknya kita tidak menghentikan doa tersebut, karena Allah mungkin sedang menangguhkan doa yang dipanjatkan untuk kebaikan kita dan diakhirat dijadikannnya sebagai ganjaran pahala.

Oleh karena itu, sebagian ahli surga akan mendapati ganjaran pahala atas amal yang tidak pernah ia lakukan di dunia, lalu diberitahukan bahwa itu semua merupakan ganjaran pahala atas doa-doa yang belum terkabulkan semasa di dunia dan Allah menanguhkannya untuk kebaikan di kehidupan akhirat dan untuk menambah derajatnya di surga.

Berdoa lah kepada Allah secara terus menerus dan serahkanlah urusan yang telah engkau pinta tersebut kepada-Nya , niscaya Dia akan menampakan apa yang telah engkau mohonkan sesuai dengan takaran qadar-Nya untukmu dan hendaklah engkau rela menerima ketentuan pemberian-Nya tersebut, yakinlah bahwa Allah telah mengabulkan permintaanmu akan tetapi engkau tidak menyadarinya.

Bagikan Artikel ini:

About Eva Novavita

Avatar of Eva Novavita

Check Also

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (3) : Kisah Raja Sulaiman dan Ratu Balqis

Setelah Nabi Daud wafat, kini Nabi Sulaiman meneruskan tahta kerajaan dan memimpin Bani Israil. Seperti …

singgasana sulaiman

Cerita Nabi Sulaiman untuk Anak (2) : Nabi Sulaiman dan Perempuan Korban Pemerkosaan

Sebelumnya sudah diceritakan tentang kecerdasan Nabi Sulaiman dalam memecahkan masalah. Kisah kehebatan Nabi sulaiman tak …