Amalan agar Segera datang Kemudahan di Tengah Kesulitan

0
1266
amalan untuk kemudahan

Doa dan amalan untuk kemudahan dalam al-Qur’an. Ayat ini merupakan salah satu ayat dalam al-Qur’an jika diamalkan akan diberikan kemudahan.


Dalam Al-Qur’an terdapat satu surah pendek yang memiliki kelebihan tersendiri, yaitu surah Al-Insyirah. Memang pada umumnya, masing-masing ayat atau surah memiliki manfaat khusus, termasuk surah Al-Insyirah ini, yang secara makna literal berarti “kelapangan.” Kelapangan yang diberikan oleh Allah kepada nabi Muhammad serta kepada umatnya.

Para mufasir seperti imam as-Shawi, menyebutkan bahwa sebab turunnya ayat enam di surah ini (fainna ma’al ‘usri yusran, inna ma’al ‘usri yusra) adalah ketika orang-orang muslim mendapat hinaan dari kaum musyrik karena berada dalam keadaan miskin. Kemudian ketika ayat tersebut turun, Rasulullah bersabda di hadapan para sahabatnya, “Berbahagialah kalian semua. Pasti kemudahan segera datang. Dan satu kesulitan tidak akan mengalahkan dua kemudahan.

Jika melihat susunan kalimat ayat enam, (fainna ma’al ‘usri yusran, inna ma’al ‘usri yusran), menunjukkan bahwa kemudahan pasti akan segera datang setelah adanya kesulitan. Sebagaimana yang disampaikan dalam hadis, “Seandainya suatu kesulitan itu berada di dalam tempat yang tersembunyi, pasti kemudahan akan mencarinya sampai berhasil memasuki tempat itu. Karena sesungguhnya satu kesulitan tidak mengalahkan dua kemudahan.

Ditinjau dari gaya bahasa Arab atau uslubnya, ketika ada kata khusus (makrifat) diulang sampai dua kali, maka kata yang kedua, baik secara posisi, makna, dan hakikatnya sama dengan kata pertama. Yaitu antara ‘usrun (kesulitan) yang pertama dengan ‘usrun (kesulitan) yang kedua. Artinya sama levelnya.

Namun beda lagi dengan koteks kata yusrun yang diulang juga sebanyak dua kali dalam bentuk umum (nakirah), bisa memiliki arti beda antara yusrun yang pertama dengan yusrun yang kedua. Baik tingkatan maupun levelnya antara yusrun (kemudahan) yang pertama berbeda dengan yusrun yang kedua.

Demikian itu jika ditinjau dari salah satu makna zahir ayat dalam surah tersebut. Tetapi ada yang lebih penting dari itu, terkait dengan pengamalan agar bisa mendatangkan kemudahan dan mendapat ijabah doa dari Allah, yang tentu harus dilakukan dengan cara-cara tertentu.

Menurut imam as-Shawi dalam Tafsir Hasyiah Shawi, yang ia kutip dari para ulamah shalih yang sudah memiliki posisi khusus di sisi Allah (al-Khos), di antara manfaat surah Al-Isyirah adalah: apabila dituliskan dalam suatu tempat, kemudian tempat itu diisi air lalu digunakan untuk minum, maka bisa menghilangkan perasaan sedih, susah dan sakit hati bagi yang meminumnya. Dan juga bisa mempermudah pemahaman dalam belajar serta memperkuat daya ingat untuk menghafal.

Namun, bagi siapa saja yang membacanya sepuluh kali secara istikamah setelah melaksanakan shalat lima waktu, maka akan diberikan kemudahan dalam rizki. Juga bisa mengantarkan kenikmatan dalam beribadah, serta dapat mempermudah segala maksud dan tujuannya.

Jika dibaca khusus, diawali dengan shalat dua rakaat dan duduk menghadap kiblat dalam keadaan bersuci, kemudian membacanya tiga kali, lalu berdoa kepada Allah tentang maksud dan tujuannya, maka Allah akan mengabulkannya dengan segera.