Amalan Menjelang Magrib

Amalan Menjelang Magrib yang Dianjurkan Rasulullah

Berdzikir merupakan ibadah lisan dan hati untuk selalu mengingat Allah dengan menyebut nama Allah atau kalimat thoyyibah. Ada banyak sekali pahala dan keutamaan orang yang selalu berdzikir pada Allah. Berdzikir mampu membuat hati menjadi tentram. Seperti yang tertulis dalam firman Allah dalam surat at-Ra’d ayat 28, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

Dalam berdzikir Rasulullah meriwayatkan waktu serta amalan-amalan yang sangat penting salah satunya menjelang magrib. Ada beberapa amalan yang sejatinya penting diperhatikan oleh umat Islam menjelang pergantian hari ke malam tersebut.

  1. Anjuran menutup pintu-pintu rumah saat menjelang magrib. 

Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim Rasulullah bersabda: “Jika masuk awal malam, beliau mengatakan: jika kalian memasuki waktu sore, maka tahanlah anak-anak kalian karena setan sedang berkeliaran pada saat itu. Jika sudah lewat sesaat dari awal malam, bolehlah kalian lepaskan anak-anak kalian. Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup.”

  1. Solat sunnah Qabliyah Magrib 

Ibnu Hazm ad-Dzahiri berpendapat bahwa,

صَلُّوا قَبْلَ صَلاَةِ الْمَغْرِبِ – قَالَ فِى الثَّالِثَةِ – لِمَنْ شَاءَ كَرَاهِيَةَ أَنْ يَتَّخِذَهَا النَّاسُ سُنَّةً

Artinya : “Shalat sunnahlah sebelum Maghrib, beliau mengulangnya sampai tiga kali dan mengucapkan pada ucapan ketiga, “Bagi siapa yang mau, karena dikhawatirkan hal ini dijadikan sunnah.” (HR. Bukhari no. 1183).

  1. Berdzikir setelah Ashar hingga menjelang Magrib

Selain amalan diatas, Imam al-Nawawi dalam al-Adzkar mengatakan bahwa dianjurkannya memperbanyak dzikir pada waktu Ashar. Pendapat ini banyak juga diungkapkan oleh para ulama salaf dan khalaf.

Berdzikir dianjurkan setelah ashar hingga waktu terbenam matahari (magrib). Allah berfirman:

Baca Juga:  Peringatan HUT RI 75 : Berdoa untuk Para Pejuang Indonesia, Bolehkah?

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ ٱلشَّمْسِ وَقَبْلَ ٱلْغُرُوبِ

Artinya: “Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya).” (QS: Al-Qaf ayat 39)

Ayat di atas menjelaskan bahwa manusia hendaknya bersabar atascelaan dan pendustaan dari manusia lain kepadanya. Maka sebaiknya sibukkanlah dengan ketaatan kepada Allah dan bertasbihlah kepada-Nya baik di awal siang maupun akhirnya, di malam hari dan setelah shalat, karena sesungguhnya mengingat Allah dapat menghibur jiwa, menenangkannya dan membantu untuk bersabar.

Waktu matahari terbenam merupakan waktu di mana banyak setan berkeliaran, hendaknya kita sebagai umat Rasulullah mampu membentengi diri kita, agar terhindar dari gangguan-gangguan setan dan jin ini.

Perlu diingat, Rasulullah sangat menyukai umatnya yang melakukan amalannya secara istiqomah. Dapat diibaratkan seperti jalan setapak, ketika dilalui setiap hari, maka ia akan memberikan bekas yang nampak

Bagikan Artikel

About Eva Novavita

Avatar