beram kayal
beram kayal

Muslim Koq Membela Israel? Tidak Usah Baper Begini Ceritanya

Jika memahami konflik Palestina-Israel sebagai konflik agama, tentu sangat tidak wajar jika membaca catatan ada muslim yang membela Israel. Jelas karena Israel dilihat sebagai Yahudi dan Palestina adalah muslim. Namun, jika membaca konflik Palestina-Israel sebagai konflik dua negara yang memperebutkan wilayah, tentu akan tergambar bisa jadi di Palestina tidak hanya ada muslim dan di Israel bisa jadi ada warga negaranya yang beragama Islam.

Nah, pemahaman kita sampai pada pandangan bahwa Palestina-Israel adalah konflik wilayah dan pertikaian politik. Dari situ bisa kita memahami bahwa di Israel ada warga Arab yang hidup dan beragama Islam. Bisa jadi warga tersebut telah lama mendiami dan mempunyai keawarganegaraan Israel. Bukan hal yang mengherankan berdarah Arab dan beragama Islam memiliki kewarganegaraan Israel. Dalam konteks bernegara, ia akan membela kebanggaan negaranya. Bisakah demikian?

Dalam kacamata demografi keagamaan di Israel, muslim menempati urutan kedua dengan jumlah 18 persen dan Krsiten hanya 2 persen. Tentu saja, populasi sisanya adalah Yahudi. Karena beragam, tentu saja kehidupan di Israel layaknya negara lainnya yang memperbolehkan dan menjamin muslim dan Kristen beragama sesuai dengan keyakinannya.

Karena sebagai warga negara membela negara termasuk kebanggannya dalam bentuk apapun. Salah satunya adalah kebangaan dalam olahraga. Ternyata pemain timnas Israel juga dihuni oleh keturunan Arab yang muslim dan telah menjadi kunci kebanggaan timnas Israel. Tercatat ada beberapa pemain timnas Israel yang mempunyai darah keturunan Arab dan beragama Islam.

Salah satu yang cukup populer adalah Beram Kayal. Ia merupakan pesepakbola professional yang lahir di wilayah mayoritas muslim di kota Jadeidi Makr, Israel. Ia sudah berkali-kali tampil untuk membela timnas Israel. Namanya mulai dikenal saat Prakualifikasi Euro 2012, Kayal menyumbang sebuah gol yang memenangkan timnas Israel melawan Latvia dengan skor 2-1.

Baca Juga:  Tragedi 24 Desember : Sebagai Bukti Islam Menjunjung Tinggi Nilai Toleransi dan Kemanusiaan

Walaupun sebagai warga negara Israel yang membela kebanggaan negaranya, identitas keagamaannya masih lekat. Kayal muslim taat yang selalu menyempatkan diri berdoa sebelum memulai pertandingan. Identitas muslimnya masih sangat kental dan memang keagamaan tidak akan selalu bertentangan dengan identitas kenegaraan.

Kayal pernah memberikan gambaran bagaimana sebenarnya sebagai muslim hidup sebagai warga negara Israel yang selalu bertikai dengan negara Palestina. Begini petikannya :

“Saya orang Arab. Kadang orang-orang di luar tak dapat memahami gambaran yang lebih besar. Mereka bertanya bagaimana orang Yahudi dan Arab bisa hidup bersama. Namun, tidak apa-apa, saya tinggal [di Israel] dan saya menikmatinya dan saya bergaul dengan orang-orang di sana, Saya punya teman yang Yahudi. Seharusnya tidak menjadi masalah dalam olahraga tentang orang Arab atau Yahudi. Jika seseorang mengatakan ‘Beram Kayal adalah pemain Arab’, itu sudah cukup bagi saya,”.

Selain Kayal ada pemain seniornya Walid Badir yang juga telah membela timnas Israel sebanyak 74 kali dan mencetak 12 gol. Ada lagi Abbas Suan pernah membela Timnas rentang 2004-2006. Dia tampil sebanyak 12 kali dan pernah menghajar Irlandia di prakualifikasi Piala Dunia 2006 dan menjadi satu-satunya gol bagi Israel. Dan tentu banyak keturunan Arab yang muslim yang juga membela dan bermain di liga Israel.

Pertanyaannya, apakah salah bagi mereka yang muslim hidup sebagai warga negara Israel yang sedang bertikai secara politik dengan Palestina? Apakah salah mereka yang muslim sebagai warga negara Israel membela negaranya? Tentu kita kembali pada pandangan awal bahwa sejatinya konflik Palestina-Israel adalah perang wilayah, bukan perang agama.

Bagikan Artikel ini:

About Imam Santoso

Avatar of Imam Santoso

Check Also

bulan muharram

Bulan Muharram : Sejarah Persatuan, Perpecahan dan Tragedi Politik dalam Islam

Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender hijriyah yang memiliki sejarah penuh makna. Banyak kejadian …

Haji

Tidak Bisa Haji dapat Pahala Haji : Ulama Besar Pun Kaget dengan Amalan Tukang Sol Sepatu Ini

Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al Marwazi yang merupakan ulama terkenal di Makkah pada …