anak terkonfirmasi covid-19
anak terkonfirmasi covid-19

Anak Terkonfirmasi Covid-19, Jangan Panik! Berikut Ikhtiar Lahir dan Batin untuk Dilakukan

Grafik kenaikan kasus Covid – 19 di Indonesia belum menunjukkan tanda akan melandai. Covid – 19 varian delta diketahui memiliki tingkat ketertularan yang lebih tinggi dibanding virus Sars-Cov-2 varian sebelumnya. Dalam laman Alodokter dijelaskan, hasil riset sejauh ini menyebutkan bahwa Covid-19 varian Delta memiliki tingkat penularan lebih tinggi hingga 40% dibandingkan virus Sars–Cov–2 varian Alpha.

Virus Sars-Cov-2 menginfeksi siapa saja tanpa pandang bulu. Data terbaru, virus ini juga menyerang banyak pasien usia di bawah 18 tahun (anak – anak). Menurut Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr dr Aman Bhakti Pulungan, SpA(K), FAAP, proporsi kasus Covid – 19 pada anak secara nasional saat ini adalah 12,5 persen. Artinya 1 dari 8 kasus konfirmasi itu adalah anak. Selain itu, fakta selanjutnya yang tak kalah menyedihkan adalah laju fatalitas kasus mencapai 3 – 5 %. Lonjakan ini menyebabkan Indonesia menempati rangking 1 negara dengan jumlah kematian anak tertinggi karena Covid – 19. 

Lonjakan kasus Covid-19 pada anak mengaktifkan alarm waspada kita. Jika salah satu dari anggota keluarga khususnya anak terkonfirmasi covid-19, orang tua tentu dihinggapi rasa khawatir dan panik. Perasaan itu normal terjadi dan merupakan respon alami psikologis. Saat kepanikan melanda, orang tua penting untuk menyadari dan mengenali perasaan tersebut dan segera mengambil kendali diri agar tak sampai hanyut pada rasa kalut berlebihan.

Selanjutnya, orang tua perlu mengambil langkah sigap, baik secara lahiriah maupun batiniah.

Langkah sigap lahiriah adalah ikhtiar sesuai anjuran medis agar anak segera mendapatkan pertolongan yang dibutuhkan. Langkah sigap batiniah adalah ikhtiar kita mendekatkan diri kepada Allah SWT agar diberikan pertolongan dan perlindungan, wujud keberpasrahan diri dan penerimaan terhadap taqdirNya yang telah ditetapkan. Sebagai muslim yang beriman, dua langkah sigap ini merupakan ikhtiar wajib dan penting dilakukan secara bersamaan dan sinambung.

Baca Juga:  Kisah Ibnu Hajar dan Syahadat Yahudi Si Penjual Minyak

Langkah sigap ketika anak terkonfirmasi positif Covid – 19 adalah segera melakukan isolasi mandiri (Isoman). Langkah ini dilakukan jika pasien anak tidak menunjukkan gejala berat. Jika terjadi gejala berat, anak perlu segera dilarikan ke rumah sakit.

Selama menjalani isoman, anak sebaiknya ditemani oleh orang dewasa yang juga terkonfirmasi positif yang tidak mengalami gejala atau mengalami gejala ringan. Jika tidak ada orang dewasa yang juga terkonfirmasi positif, maka pengawasan rutin dapat dilakukan oleh orang dewasa yang sehat dan tidak memiliki komorbid (penyakit bawaan). Tentunya dengan menerapkan protocol kesehatan yang ketat.

Panduan Orang Tua untuk Anak Terkonfirmasi Covid-19

Ada beberapa hal yang penting dipantau selama isoman anak. Menurut Panduan Isolasi Mandiri Anak dengan Covid – 19 sebagaimana dipublikasikan Satuan Tugas Covid – 19 Pemerintah Indonesia, berikut beberapa hal penting yang harus dilaksanakan ketika anak terkonfirmasi covid-19 :

Pertama, ikhtiar batin dengancara mencukupi nutrisi harian anak. Pemberian obat obatan dan suplemen tambahan dapat diberikan sesuai dengan petunjuk dokter.  Sebagaimana pasien Covid – 19 pada umumnya, pasien anak juga perlu mendapatkan nutrisi yang seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh melawan penyakit.

Orang tua juga perlu memantau secara rutin gejala yang muncul, suhu badan dan tingkat saturasi oksigen. Melengkapi keluarga dengan alat pengukur temperature dan oksimeter akan sangat memudahkan dalam pemantauan rutin ini. Penting juga untuk diperhatikan adalah adanya sirkulasi udara dan cahaya yang baik saat anak menjalani isolasi mandiri.

Jika anak menunjukkan salah satu gejala yang menghawatirkan seperti selalu sering tidur, nafas cepat, saturasi oksigen <95, ada cekung di dada dan hidung kembang kempis, demam lebih dari 7 hari, sulit makan dan minum, mata merah dan leher bengkak dan atau terjadi penurunan kesadaran, maka segera rujuk ke rumah sakit rujukan Covid – 19 terdekat.

Baca Juga:  Belajar Ikhlas di Tengah Musibah dan Kehilangan

Kedua, ikhtiar batiniah. Adapun ikhtiar batiniah yang bisa dilakukan oleh keluarga dalam menghadapi wabah Covid – 19 yang kembali melonjak saat ini dapat dilakukan dengan meningkatkan ibadah dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, disarankan pula membaca doa khusus untuk melindungi dari dari Covid – 19.

Salah satu rangkaian doa yang bisa kita laksanakan sebagai ikhtiar batiniah adalah membaca ijazah dari KH. Anwar Manshur. Beliau adalah pendiri Pondok Pesantren Hidayatil Mubtadiaat Lirboyo Kediri sekaligus Rais Syuriah PWNU Jawa Timur. Beliau berpesan agar masyarakat mengamalkan 3 doa berikut secara rutin dengan niatan meminta dan memohon kepada Allah SWT agar memberikan kita perlindungan dari wabah Covid – 19 dan segera mengangkat wabah ini dari bumi. Berikut ijazahnya:

1. Membaca doa penangkal wabah sebanyak 7 kali:

لِي خَمْسَةٌ أُطْفِئ بِهاَ

حَرَّ الوَباَءِ الحاَطمَة

المُصْطَفَى وَالمُرتَضَى

وَابْناَهُماَ وَفَاطِمَة

Artinya: Dengan wasilah derajat luhur lima pribadi yang mulia yang aku punya

Aku berharap diselamatkan dari panas derita yang bikin sengsara

Baginda nabi Muhammad Almusthafa SAW sayyidina ali al-murtadha

Dan kedua putra (Hasan dan Husain) serta sayyidatina Fatimah Azzahra binti Rasulullah SAW

2. Membaca Shalawat Thibbil Qulub sebanyak 7 kali:

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم

Artinya: “Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya, sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya. Dan semoga rahmat tercurah limpahkan kepada para sahabat beserta keluarganya.”

3. Membaca Dzikir agar terhindar dari musibah sebanyak 7 kali:


بِسْمِ اللهِ الَّذِىْ لاَيَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فِى اْلاَرِضِ وَلاَ فِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Baca Juga:  Husnul Khatimah: Impian Terindah Di Akhir Hayat

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu itu tidak berbahaya di bumi dan di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui.”

Ketiga doa tersebut dibaca secara rutin setiap hari setelah sholat Ashar dan Sholat Shubuh bersama seluruh anggota keluarga. Insya Allah dengan mengamalkan ikhtiar lahiriah sesuai anjuran medis dan ikhtiar batiniah sesuai anjuran para alim ulama, keluarga yang sedang mengalami Covid – 19 lekas mendapatkan kesehatan dan keselamatan.

Bagikan Artikel ini:

About Nuroniyah Afif

Avatar of Nuroniyah Afif

Check Also

8 fungsi keluarga

Momentum Menguatkan Kembali 8 Fungsi Keluarga di Masa Pandemi

Meningginya kasus Covid – 19 hingga menyentuh angka 30 ribu kasus baru per hari memaksa …

mendidik anak

Seni Menyayangi Anak Ala Nabi Muhammad

Salah satu hadits Nabi Muhammad tentang peran penting orang tua bagi anak anaknya yang sering …