aswaja

Mengenal Aliran Mujassimah (1) : Siapakah Yang Dimaksud Mujassimah ?

Istilah Mujassimah sebenarnya sudah lama. Bahkan ulama genarasi tiga abad yang pertama telah membahas tentang Mujassimah. Misal pernyataan Imam Syafi’i yang sangat masyhur, sebagaimana diriwayatkan oleh imam As Suyutui dalam kitab al Asybah wan Nadzoir:

لَا يُكَفَّرُ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِ الْقِبْلَةِ وَاسْتَثْنَى مِنْ ذَلِكَ  اَلْمُجَسِّمَ

Artinya: “Tidak seorangpun dari ahlul kiblah yang dihukumi kafir, imam Syafi’i mengecualikan kepada Mujassimah”

Imam Syafi’i atau pun ulama lainnya banyak menilai negatif terhadap Mujassimah, bahkan sampai mengkafirkannya. Sehingga, ketika istilah Mujassimah saat ini digaungkan lagi, maka siapapun tidak akan mau menyandang istilah tersebut.

Secara harfiyah, Mujassimah memiliki makna menjisimkan. Jika makna ini diperjelaskan ke dalam Bahasa Indonesia berkesimpulan “menganggap ada wujud benda”, Maka Mujassimah sebagaimana dimaksud dalam pembahasannya para ulama adalah orang-orang yang berkeyakinan bahwa Allah swt berbentuk jisim (benda/materi), memiliki anggota badan, seperti tangan, wajah dan bertempat tinggal.

Hasil fatwa Ulama’ Mesir menyimpulkan bahwa Mujassimah adalah orang-orang yang berkeyakinan Allah swt berbentuk jisim, dan memiliki anggota-anggota tubuh. Hanya saja, jisim Allah swt lebih agung dibanding jisim lainnya.

وَأَمَّا مَذْهَبُ التَّجْسِيْمِ فَأَصْحَابُهُ يَعْتَقِدُوْنَ أَنَّ اللهَ جِسْمٌ وَأَنَّ لَهُ أَعْضَاءٌ وَجَوَارِحُ لَكِنَّهُمْ يَجْعَلُوْنَ اللهَ أَعْظَمَ مِنْ سَائِرِ الْأَجْسَامِ

Artinya: “Adapun madzhab tajsim adalah orang-orang yang berkeyakinan bahwa Allah swt berbentuk benda, dan Allah swt memiliki anggota tubuh, hanya saja jisim Allah swt lebih agung daripada jisim-jisim lainnya”

Dari pemahaman di atas, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa pada hakikatnya Mujassimah adalah setiap orang yang berkeyakinan terhadap Allah swt memiliki sifat-sifat makhlukiyah, seperti berada di atas benda yang lain, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, memiliki tangan, wajah atau berbicara memiliki suara. Karena sifat-sifat tersebut hanya terdapat pada benda. Setiap benda pasti membutuhkan tempat dan setiap benda pasti bisa berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain.

Baca Juga:  Pemahaman Tentang Tangan Allah Swt (3) : Lemahnya Aqidah Salafi Wahabi Tentang Yad Allah

Di antara kelompok Islam yang beraqidah Mujassimah ialah madzhab Bayaniyah, yaitu pengikutnya Bayan bin Sam’an al Tamimi yang berkeyakinan bahwa Allah swt memiliki anggota tubuh seperti manusia dan kelak seluruh tubuhnya akan hancur kecuali wajahnya saja. Madzhab lain yang beraqidah Mujassimah yaitu madzhab Rofidhah Hisyamiyah pengikut Hisyam bin Salim al Jawaliq yang berkeyakinan bahwa Allah swt seperti manusia hanya saja tidak terdapat daging, tulang dan darah, ia berbentuk cahaya yang menerangi alam semesta[1].

Kelompok-kelompok ini semuanya disebut sebagai Mujassimah, sebab telah meyakini Allah swt sebagai suatu benda yang terdiri dari elemen-elemen tertentu, berada di suatu tempat serta dapat berpindah-pindah.

Wallahu a’lam

[1] Abu Hasan al Asy’ari, Maqalat al Islamiyin, Hal 34

Bagikan Artikel ini:

About M. Jamil Chansas

Dosen Qawaidul Fiqh di Ma'had Aly Nurul Qarnain Jember dan Aggota Aswaja Center Jember

Check Also

lagu ya thaybah

Lagu Ya Thaybah Syirik, Benarkah ?

Beberapa hari yang lalu, warganet dibuat gemas dengan ujaran artis Five Vi tentang lagu Ya …

aswaja

Benarkah Abu Hasan Al Asy’ari Meyakini Allah Swt Berada di Arsy ?

Sudah berabad-abad lamanya, umat Islam yang sampai pada kita saat ini mayoritas bermadzhab Asya’iroh, yaitu …