Tag Archives: akidah aswaja

Memahami Sifat Allah Qiyamuhu Binafsihi

sifat allah

Qiyamuhu binafsihi adalah salah satu dari 20 sifat wajib bagi Allah. Secara harfiyah, qiyamuhu binafsihi memiliki makna berdiri sendiri. Ini artinya bahwa Allah swt tidak butuh bantuan selain Allah. Kebalikan dari sifat wajib qiyamuhu binafsihi adalah ihtiyajuhu bimujidin, artinya Allah membutuhkan kepada yang mengadakan. Sepintas maksud dari sifat ini untuk memberitahukan bahwa pewujudan Allah swt tidak didasarkan faktor lain sebagaimana …

Read More »

Mengenal Aliran Mujassimah (1) : Siapakah Yang Dimaksud Mujassimah ?

aswaja

Istilah Mujassimah sebenarnya sudah lama. Bahkan ulama genarasi tiga abad yang pertama telah membahas tentang Mujassimah. Misal pernyataan Imam Syafi’i yang sangat masyhur, sebagaimana diriwayatkan oleh imam As Suyutui dalam kitab al Asybah wan Nadzoir: لَا يُكَفَّرُ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِ الْقِبْلَةِ وَاسْتَثْنَى مِنْ ذَلِكَ  اَلْمُجَسِّمَ Artinya: “Tidak seorangpun dari ahlul kiblah yang dihukumi kafir, imam Syafi’i mengecualikan kepada Mujassimah” Imam …

Read More »

Benarkah Abu Hasan Al Asy’ari Meyakini Allah Swt Berada di Arsy ?

aswaja

Sudah berabad-abad lamanya, umat Islam yang sampai pada kita saat ini mayoritas bermadzhab Asya’iroh, yaitu mengikuti aqidah imam Abu Hasan al Asy’ari yang dikenal dengan madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah. Itu diakui oleh umat Islam dunia. Ini membuat iri terhadap firqah-firqah dalam Islam yang berusaha keras menjadi madzhab mayoritas namun tetap saja tidak tercapai. Antara lain yaitu Wahabi, mulai dari membayar …

Read More »

Apakah Allah Memiliki Sifat Diam? (2): Akidah Aswaja Menafikan Sifat Sukut Pada Allah

sifat allah

Ahlussunnah wal Jama’ah (aswaja) yang mengikuti pendapat ahlul hadits, ahluttafsir dan ulama Fiqh sepakat bahwa Allah swt wajib memiliki sifat kalam, sebab itu aswaja menafikan sifat abkam (bisu), karena sifat abkam bertentangan dengan tabiat ketuhanan serta tidak sesuai dengan nash-bash al Qur’an  dan al Hadits. Aswaja juga sepakat bahwa kalam Allah swt adalah azalay (tanpa permulaan), serta kalam Allah swt …

Read More »

Pemahaman Tentang Tangan Allah Swt (3) : Lemahnya Aqidah Salafi Wahabi Tentang Yad Allah

allah

Sebagaimana sudah maklum, nash-nash mutasyabihat oleh Salafi Wahabi tidak boleh ditakwil dengan makna lain[1]. Bahkan jika memaksa dengan mentakwilnya, maka dianggap mengingkari terhadap ayat atau hadits tersebut. Abdul Aziz bin Bazz mengatakan: “Tidak boleh mentakwil sifat-sifat Allah dan memalingkannya dari makna dzahir yang layak bagi Allah, serta tidak boleh mentafwidnya, bahkan orang-orang yang melakukan demikian merupakan aqidahnya ahlul bid’ah”[2] Begitu …

Read More »

Apakah Ulama Salaf juga Melakukan Takwil ?

ulil albab

Jargon Salafy Wahaby “kembali kepada al Qur’an dan al Sunnah” ini juga menafikan metode takwil yang biasa dilakukan oleh ulama’ khalaf (ulama setelah abad ke 3 Hijriyah). Padahal mereka mentakwil ayat-ayat atau hadits-hadits mutasyabihat dalam rangka mentanzih (mensucikan) Allah swt dari sifat-sifat makhluk. Namun Salafy Wahaby merasa gerah dengan konsep takwil ini. Bahkan mereka tidak segan-segan mengatakan takwil berarti mengingkari …

Read More »

Akidah Aswaja : Kalamullah tanpa Suara dan Huruf

sifat allah

Di dalam al Qur’an, Allah swt mensifati dirinya dengan sifat kalam (berbicara). Dalam hal ini, hampir semua ummat Islam tidak ada yang mengingkarinya. Begitu juga Ahlussunnah wal Jama’ah menetapkan kalam sebagai sifat Allah swt. Bahkan, Ahlussunnah wal Jama’ah menetapkan sifat kalam sebagai sifat wajib yang harus ada pada Allah swt. Adapun dalil sifat kalam diantaranya yaitu: وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَى تَكْلِيمًا …

Read More »

Allah Swt Suci Dari Tempat Dan Arah (4) : Hukum Bertanya “Dimana Allah Swt ?”

allah

Sudah mutlak dalam aqidah mayoritas ummat Islam sejak masa Nabi Muhammad saw, ulama’ salaf hingga generasi ummat Islam saat ini menolak Allah swt ada di suatu tempat atau memiliki arah. Menolak adanya tempat dan arah bagi Allah swt merupakan kesempurnaan keimanan seorang muslim. Syaikh Nawawi al Jawi berkata: مَنْ تَرَكَ أَرْبَعَ كَلِمَاتٍ كَمُلَ إِيْمَانُهُ أَيْنَ وَكَيْفَ وَمَتَى وَكَمْ Artinya: “Barang …

Read More »

Allah Swt Suci Dari Tempat Dan Arah (2) : Hadits Jariyah Tidak Bisa Dijadikan Dalil Allah Swt Berada Di Langit

allah

Yang dimaksud hadits Jariyah adalah hadits yang menceritakan tentang Nabi saw bertanya kepada seorang budak perempuan tentang keberadaan Allah swt. Lalu budak perempuan tersebut menjawabnya “Allah swt di atas langit”. Secara singkat, bunyi hadits tersebut sebagai berikut: وَكَانَتْ لِى جَارِيَةٌ تَرْعَى غَنَمًا لِى قِبَلَ أُحُدٍ وَالْجَوَّانِيَّةِ فَاطَّلَعْتُ ذَاتَ يَوْمٍ فَإِذَا الذِّيبُ قَدْ ذَهَبَ بِشَاةٍ مِنْ غَنَمِهَا وَأَنَا رَجُلٌ مِنْ بَنِى …

Read More »

Akidah Aswaja tentang Sifat Allah (2) : Benarkah Sifat 20 Membatasi Sifat yang Lainnya?

sifat allah

Sudah maklum dalam ilmu Tauhid, sifat-sifat yang wajib bagi Allah swt ada dua puluh. Dalam doktrin Aswaja yang dua puluh ini dikerucutkan menjadi empat sebagaimana dijelaskan pada Bagian 1. Ini merupakan kesimpulan final dalam aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah. Akan tetapi kesimpulan ini menjadi masalah besar bagi madzhab Salafy Wahaby, hingga mereka mengkritik bahwa dua puluh sifat wajib bagi Allah swt …

Read More »

Akidah Aswaja tentang Sifat Allah (1) : Mengenal Sifat-Sifat Wajib bagi Allah

sifat allah

Di antara kewajiban seorang muslim adalah mengetahui sifat-sifat wajib bagi Allah swt. Sifat wajib bagi Allah swt artinya sifat yang harus ada pada diri Allah swt sebagai Tuhan, bukan berarti bahwa Allah harus melakukan suatu hal sebagaimana dalam Fiqh. Karena menciptakan dan meniadakan suatu hal tidak wajib sama sekali bagi Allah swt. Dalam akidah Ahlussunah wal Jama’ah (aswaja) sifat yang …

Read More »