3 Petaka Bila Putuskan Silaturrahim

Dalam iklim demokrasi perbedaan pandangan dan pilihan adalah sesuatu yang wajar karena setiap individu mempunyai hak untuk berpendapat serta menyuarakannya pendapatnya dan kebebasan tersebut dijamin oleh konstitusi dalam bernegara, karenanya merupakan prinsip keadilan serta pemenuhan hak sebagai warga negara. Namun demikian tidak setiap masyarakat dapat dewasa dalam bersikap sehingga kerap kali menimbulkan percikan-percikan perpecahan, perpecahan yang semestinya tidak perlu terjadi jika semua pihak telah saling memahami dan saling menghormati. Lalu bagaimanakah agama memandangnya? Mari kita renungkan sejenak firman Allah SWT dalam surah Annisa ayat. 1 :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (QS. Annisa : 1)

Pada ayat diatas secara jelas Allah melarang untuk memutuskan tali silaturrahim, jika perpecahan dibiarkan maka akan berimplikasi pada hancurnya tiga hal.

Pertama Ukuwah Islamiyah.

 Umat islam sejatinya tidak boleh retak hanya dikarenakan perbedaan pandangan ataupun beda mazhab, Seorang ulama mengandaikan, umat Islam baikan seluruh anggota badan yang jika sakit salah satunya maka akan merasakan sakit pula anggota badan lainya. Perpecahan yang terjadi diantara sesama muslim dapat berakibat hilangnya rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT. Dalam Al-Quran Allah berfirman :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. (QS. Al-Hujurat : 10)

Kedua Ukuwah Wathoniyah.

Banyak terjadi kehancuran dibanyak negara sebab perpecahan yang terjadi diantara sesama anak bangsanya, masing-masing suku merasa menjadi yang paling superior diantara suku lainya, padahal Allah SWT telah memberikan keterangan yang sangat nyata, bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan, menjadi berbagai suku bangsa tidak lain adalah untuk saling mengenal “Litaarofu” . Dan atas dasar saling kenal mengenal tersebut maka menusia diharuskan untuk saling menjaga tali silaturrahim karena itu merupakan jalan menuju ketakwaan.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

 Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-HUjurat : 13)

 Ketiga adalah Ukuwah Basyariyah.

Menjalin persaudaraan kemanusiaan (ukuwah basyariyah) merupakan salah satu esensi ajaran dalam agama islam, persaudaraan universal tersebut melampau sekat-sekat agama, ras dan budaya bangsa. Namun, karena berbagai kepentingan yang didasarkan pada nafsu dan keinginan menang sendiri banyak dari kita yang lalai sehingga menyebabkan menghalalkan berbagai cara untuk meraihnya termasuk dengan cara memutuskan tali silaturrahim, terkait dengan memutuskan tali silaturrahim ini, rasulullah telah mewanti-wanti umatnya agar tidak memutuskan tali silaturrahim. 

Nabi bersabda : Tidak akan masuk sorga orang yang memutus hubungan famili (H.R. Bukhari, Muslim)

Ancaman yang dilontarkan untuk orang yang memutuskan tali silaturrahim begitu dahsyat dan tentu saja tidak ada seorang umat islam pun yang menghendakinya, oleh sebab itulah sebagai seorang muslim baiknya kita mawas diri dan tentu saja agar kita mendapatkan rahmatnya Allah kita wajib menjaga tiga hal, Ukuwah Islamiyah, Ukuwah Wathoniyah dan Ukuwah Basyariyah. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang mendapatkan rahmat dan maqfirahnya Allah SWT.

Wallahu a’lamubissowab

Comment

LEAVE A COMMENT