Ali Usman

Avatar
Pengurus Lakpesdam PWNU DIY

Kearifan Sufi dan Terapi Asmaul Husna

Asmaul Husna

Menjadi seorang sufi, atau menjalankan ajaran tasawuf dalam kehidupan sehari-hari adalah sebuah tantangan. Dikatakan demikian, karena menjadi sufi, berarti mensucikan hati dan pikiran dari perkara duniawi. Sebab, kehidupan yang didominasi oleh syahwat duniawi—sementara aspek ukhrawi disingkirkan—dapat merongrong setiap insan berperilaku tidak manusiawi akibat keserakahan nafsu yang menguasainya. Tidak heran, bila seorang sufi di abad-abad terdahulu, bahkan berani meninggalkan kehidupan duniawinya …

Read More »

Manajemen Kecerdasan IQ, EQ, dan SQ

Kecerdasan Esq

Manusia, jika ditinjau dari neurosains, merupakan makhluk yang “unik”. Dalam dirinya tersimpan banyak misteri untuk selalu dikaji dan diperbincangkan. Manusia adalah jagat kecil (mikrokosmos), yang menjadi cermin alam semesta (makrokosmos). Hal ihwal yang membawa perbaikan manusia dapat diartikan sebagai perbaikan alam semesta. Sementara itu, keburukan yang mengejawantah dalam keseharian membawa efek destruktif bagi penguatan sendi-sendi kemanusiaan universal, sebagaimana peribahasa menyebutkan, …

Read More »

Potret Akulturasi Budaya Jawa dengan Islam

Upacara Dugderan

Melalui pendekatan yang pertama atau Islamisasi jawa, budaya Jawa diupayakan agar tampak bercorak Islam, baik secara formal maupun substansial. Hal ini ditandai dengan penggunaan istilah-istilah Islam, nama-nama Islam, pengambilan peran tokoh Islam pada berbagai cerita lama, sampai pada penerapan hukum-hukum, norma-norma Islam dalam berbagai aspek kehidupan (Amin, 2000).

Read More »

Tabot di Bengkulu: Antara Tradisi dan Misi Penyebaran Islam

Tradisi Tabot

Tabot adalah upacara tradisional masyarakat Bengkulu untuk mengenang tentang kisah kepahlawanan dan kematian cucu Nabi Muhammad Saw., Husein bin Ali bi Abi Thalib dalam peperangan dengan pasukan Ubaidillah bi Zaid di padang Karbala, Irak pada tanggal 10 Muharram, 61 Hijriyah (681 M). Istilah “Tabot” berasal dari kara Arab yang secara harfiah berarti “kotak kayu” atau “peti”. Dalam al-Quran kata Tabot …

Read More »

Pesantren di Tengah Kondisi Covid-19

Pesantren Pandemi

Di tengah kondisi pandemik covid-19, pesantren merupakan satu di antara lembaga pendidikan yang wajib beradaptasi dengan keadaan. Sejak awal masa pandemi, hingga kini masuk ke new normal, pesantren, boleh dibilang, sangat beresiko besar dalam menyikapi situasi ini. Mengapa demikian? Karena pesantren dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional dalam arti bahwa ia dalam menyelenggarakan pengajaran dan pendidikannya masih terikat secara kuat …

Read More »

Peran Kiai dalam Pembangunan Nasional

Kiayi

Kedudukan para kiai bukan hanya sekedar pemberi materi pengajaran agama kepada para santri, tetapi juga berperan sebagai tokoh non formal yang ucapanya dan seluruh perilaku mereka akan dicontoh oleh masyarakat. Maka tidak terbantahkan, menurut Islamil (2004) bahwa seorang kiai berperan sebagai suri teladan yang baik (uswatun hasanah). Clifford Geertz (1960) mengemukakan bahwa para kiai selain berperan sebagai tokoh masyarakat yang …

Read More »

Wayang dan Cara Walisongo Mengenalkan Ajaran Islam

Wayang

Wayang merupakan bentuk kebudayaan Hindu-Budha yang diadopsi Walisongo sebagai sarana untuk mengenalkan ajaran Islam. Bahkan, kesenian rakyat tersebut dikonstruksi oleh Walisongo dengan teologi Islam sebagai pengganti dari teologi Hindu. Sampai saat ini pakem cerita asli pewayangan masih merupakan kisah-kisah dari kitab Mahabarata dan Ramayana yang merupakan bagian dari kitab Hindu. Walisongo mengadopsi kisah-kisah tersebut dengan memasukkan unsur nilai-nilai Islam dalam …

Read More »

Surau di Minangkabau: Sejarah dan Kontribusinya dalam Penyebaran Islam

Islam Minangkabau

Pada umumnya, Surau identik dengan tempat ibadah (shalat). Namun lain halnya di Minangkabau, Surau mengalami pelebaran fungsi, selain sebagai tempat ibadah, juga bagian dari tarekat (suluk), pendidikan, maupun tempat berkumpulnya anak laki-laki setelah mereka dewasa. Dilihat dari akar sejarah, Surau pada awalnya merupakan sebuah tempat penyembahan ruh nenek moyang. Keberadaan Surau cenderung mengambil tempat di puncak atau daratan yang tinggi. …

Read More »

Ulama-Sufi Jawa: Syekh Dimyathi, Syekh Romli Tamim, dan Syekh Muslih

tarekat sufi

Di antara tokoh-tokoh besar tasawuf di Jawa setelah Wali Songo, dikenal tiga sosok kiai, yaitu Syekh Muslih Bin Abdur Rahaman Al-Maraqy (Mranggen Demak), Syekh Romli Tamim (Rejoso Jombang), dan Syekh Dimyathi bin Muhammad Amin Al-Bantaniy (Cidahu Banten). Wejangan ketiga kiai ini menggambarkan simbiosis antara tradisi syari’ah dengan tradisi thariqoh di dunia pesantren Jawa dan menjadi bukti adanya dinamika keagamaan yang khas. Syekh …

Read More »

Refleksi Nuzulul Qur’an : Puasa, Al-Qur’an, dan Kepekaan Sosial

Nuzulul Quran

Bulan suci Ramadhan juga dikenal sebagai bulan turunnya al-Qur’an (nuzul al-Qur’an). Tanggal 17 Ramadhan sebagai puncak peringatan, karena pada tanggal inilah Al-Qur’an diyakini diturunkan oleh Allah Swt. kepada Nabi Muhammad Saw. (Q.S al-Baqarah: 185). Momentum peringatan nuzul al-Qur’an, seyogianya merupakan wahana yang tepat untuk membuat refleksi dan proyeksi diri. Refleksi diri, berarti menengok ke belakang untuk mengevaluasi dan introspeksi (muhasabah) …

Read More »

Mengenal Peripatetisme, Iluminasionisme, dan Filsafat Hikmah

Aliran Filsafat Islam

Filsafat Islam, yang menjadi khazanah pengetahuan dalam peradaban Islam,memiiki beberapa nama aliran yang berbeda satu sama lain. Berikut ini dijelaskan secara singkat tentang perbedaan karakter dan tipologi aliran-aliran tersebut. Pertama, peripatetisme (massya’iyyah). Berasal dari bahasa Yunani “peripatetos” yang artinya berjalan-jalan, sehingga diterjemahkan ke dalam bahasa Arab menjadi massya’iyyah, dari kata masya. Istilah ini mengacu pada metode Aristetoles dalam mengajar murid-muridnya …

Read More »

Sejarah Filsafat dalam Khazanah Peradaban Islam

Sejarah Filsafat Islam

Wacana kefilsafatan dalam khazanah peradaban Islam—yang kemudian dikenal dengan istilah “filsafat Islam”—memiliki akar sejarah yang berliku. Menurut Ibnu Katsir, sebagaimana dikutip oleh Ahmad Amin dalam Fajr al-Islam (1978), filsafat Yunani masuk ke dunia Islam sejak abad pertama Hijriyah, ketika orang Islam membebaskan negeri-negeri Ajam, non-Ajam, Syam, Irak dan Mesir, tetapi hanya terdapat pada beberapa individu yang tidak terkenal, sebab ulama …

Read More »

Filosofi Puasa

filosofi puasa

Pertanyaan ontologis di atas mestinya selalu tertanam dalam diri kita, yang saat ini sedang menjalankan puasa Ramadhan sesuai dengan apa yang diperintah-Nya. Dengan pertanyan itu diharapkan semakin menguatkan keimanan kita, menyadarkan diri sebagai hamba yang berkewajiban untuk menyembah dan beribadah kepada-Nya (Q.S. 51: 56), serta menjauhkan diri dari sekadar ikut-ikutan dalam setiap menjalankan amal ibadah, atau dalam bahasa agama disebut …

Read More »

Filsafat Islam, Filsafat Arab, atau Filsafat Muslim?

Filsafat Islam

Dalam tradisi dan khazanah peradaban Islam, istilah filsafat, yang berasal dari Yunani philos (cinta) dan sophia (kebijaksanaan), sepadan dengan kata hikmah yang disebutkan dalam al-Qur’an. Seyyed Husein Nasr di antara tokoh penting yang memperkuat argumen ini, dengan merujuk pada Q.S Luqman (31), yang menurutnya, diturunkan untuk mengagungkan nilai hikmah yang diidentifikasi sebagai filsafat sejati. Alif lam mim. Inilah ayat-ayat al-Qur’an …

Read More »

Filsafat Ketuhanan Imam Al-Ghazali

filsafat Imam Ghazali

Sosok Imam Al-Ghazali selain dikenal luas sebagai seorang ulama, pendidik, sufi, juga seorang filusuf, ahli pikir, dan pengarang yang produktif. Al-Ghazali banyak sekali meninggalkan warisan dalam bentuk karya yang banyak memberikan kontribusi positif bagi pemikiran umat Islam, seperti Ihya Ulum al-Din, Al-Iqtishad fi al-I’tiqad, Maqasid al-Falasifah, Tahafut al-Falasifah, Al-Munqiz min al-Dhalal, Mizan al-‘Amal. Sebagai seorang ahli pikir dan filusuf, ia …

Read More »