Tag Archives: ulama nusantara

Fikih Nusantara (31): Kitab Al Nadhah al Hasaniyah Karya Sayyid Muhsin Ali al Musawa al Falimbani

kitab al nadlhah al hasaniyah

Semakin kita membuka dan membaca karya-karya ulama Nusantara, semakin kita paham bahwa mereka telah berusaha dengan giat dan tekun untuk mewariskan ilmu agama dengan berpaham Ahlussunah wal Jama’ah atau Aswaja. Hal ini bisa dilihat dan dibuktikan dengan karya-karya mereka. Dalam bidang fikih, misalnya, semua merujuk pada kitab-kitab madzhab. Dan mayoritas mereka mengikuti madhab Syafi’i.Dari sekian banyak karya yang ada semuanya …

Read More »

Fikih Nusantara (30): Kitab Idhah Al Bab Karya Syaikh Daud bin Abdullah al Fathani

idhah al bab

Pattani, Thailand Selatan sekarang, tidak hanya tanahnya yang subur, negeri yang berbatasan dengan Malaysia ini subur mencetak para ulama sampai pada taraf alim dan ‘allamah. Banyak ulama yang lahir di tempat ini. Tak ayal, karya-karya berbagai disiplin ilmu agama Islam lahir dari tangan-tangan ulama Pattani. Jumlahnya sangat banyak. Daud bin Abdullah al Fathani adalah salah seorang ulama Pattani yang sangat …

Read More »

Fikih Nusantara (27): Kitab Mathla’ al Nurain Karya Syeikh Zakaria bin Haji Ahmad

kitab mathla nurain

Kitab Mathla’ al Nurain adalah syarah kitab Mathla’al Badrain wa Majma’ al Bahrain karya Syaikh Muhammad bin Ismail Daudy al Fathani. Hal ini sebagaimana tercantum pada halaman sampul judul, “Mathla’ al Nurain untuk menguraikan ‘ibarat Mathla’ al Badrain karangan al ‘Alim al ‘Allamah al Marhum Syeikh Muhammad bin Ismail bin Daud al Fathani. Telah maklum, kitab syarah ditulis sebagai uraian …

Read More »

Fikih Nusantara (26): Kitab Mathla’ al Badrain Karya Syeikh Muhammad bin Ismail Daudy al Fathani

kitab mathlaul badrain

Fikih merupakan bagian dari aspek kehidupan beragama seseorang yang sangat penting dan mendapatkan perhatian yang tinggi di dalam al Qur’an dan hadis. Ilmu ini dipandang sebagai sarana untuk menjadi muslim yang sempurna. Sebab tanpanya ibadah bisa menjadi tidak berfaedah. Fikih memiliki peran penting sebab nyaris hampir tidak ada kehidupan sehari-hari umat Islam yang tidak tersentuh oleh aturannya. Faktor inilah yang …

Read More »

Fikih Nusantara (25): Kitab Bidayah al Mubtadi wa ‘Umdatu al Aulad

bidayatul mubtadi

Pengarang kitab Bidayah al Mubtadi ini masih menjadi misteri sampai saat ini karena penulisnya tidak menyebutkan nama lazimnya kitab-kitab yang lain. Baik diawal maupun diakhir tidak tertulis nama pengarang. Dan, seperti ditulis pada sampul kitab, hal ini memang disengaja karena menjaga keshalehan dan sifat wara’nya. Kesengajaan tersebut disampaikan sendiri oleh penulisnya. Pada halaman sampul tertulis, “Inilah kitab yang bernama Bidayah …

Read More »

Fikih Nusantara (24): Kitab Hidayah al Shibyan Karya Tuan Husain Kedah al Banjari

kitab hidayatus shibyan

Literasi fikih Melayu ini judul lengkapnya adalah Hidayah al Shibyan fi Ma’rifah al Islam wa al Iman. Terjemah bahasa Indonesianya “Petunjuk bagi anak-anak untuk mengenal Islam dan iman”. Satu karya fikih berbahasa Melayu mengikuti madzhab Imam Syafi’i. Penulisnya adalah ulama nusantara bernama lengkap Abu Abdullah Husain bin Muhammad Nasir bin Muhammad Thayyib bin Mas’ud bin Qadhi Abu Su’ud bin Syaikh …

Read More »

Fikih Nusantara (22): Kitab Qut al Habib al Gharib Karya Imam Nawawi Banten

kitab qutul habib

Kitab Syarah ini lahir dari buah pikir seorang ulama Nusantara asal Tanara, Banten yang telah mewakafkan dirinya menjadi bagian dari peradaban Islam Nusantara. Ulama yang sangat lekat dengan tradisi literasi. Karyanya yang terbilang banyak menjadi wakaf untuk khazanah keilmuan Islam Nusantara. Dari literasi-literasi tersebut umat Islam di Indonesia tercerahkan. Beliau pahlawan pena yang patut kita banggakan. Mengapa tradisi literasi intelektual …

Read More »

Fikih Nusantara (21): Kitab Al Silah Fi Bayan al Nikah Karya Syeikh Muhammad Khalil bin Abdul Latif al Bangkalani

bayan nikah

Setelah sekian episode menelusuri kitab-kitab fikih di semenanjung Melayu, disana ditemukan jejak intelektual fikih atau hukum Islam begitu kuat. Ada banyak ulama Nusantara keturunan Melayu yang ahli fikih atau al Faqih. Dimulai dari pulau Sumatera, di Aceh ada Tengku Syiah Kuala alias Abdurrauf al Sinkili pemilik Mir’at al Thullab dan Syaikh Nuruddin al Raniri penulis Shirath al Mustaqim. Di Jambi …

Read More »

Fikih Nusantara (20): Kitab Al Fawaid al Janiyyah Karya Syaikh Muhammad Yasin bin Isa al Fadani

fawaidul janiyyah

Karya monumental ini ditulis oleh Syaikh ‘Alam al Din Abu Faidh Muhammad Yasin bin Muhammad Isa bin Udik al Fadani. Seorang ulama asal Padang yang menjadi guru kebanyakan ulama Nusantara. Di antara murid beliau adalah Kiai Sahal Mahfudz (Pati, Jawa Tengah), Kiai Maimun Zubair (Rembang), Kiai Ahmad Damhuri (Banten), Kiai Abdu Hamid (Jakarta), dan masih banyak lagi ulama Nusantara yang …

Read More »

Fikih Nusantara (19): Kitab Munyatu al Mushalli Karya Syeikh Daud bin Abdullah al Husaini al Fathani

kitab munyatul mushalli

Semakin banyak membaca karya-karya pustaka ulama Nusantara yang disebut kitab kuning, baik yang ditulis berbahasa Arab maupun menggunakan aksara Arab Pegon berbahasa daerah, semakin kita memahami ketersambungan sanad mereka dengan ulama-ulama salaf dan khalaf. Kitab-kitab klasik khazanah Islam Jazirah Arab dibawa dan dikenalkan oleh ulama-ulama Nusantara yang melakukan rihlah ilmiah ke tanah haram, yakni Makkah dan Madinah. Proses ini dimulai …

Read More »

Fikih Nusantara (18): Kitab Minhat al Qarib al Mujib Karya Tuan Tabal

minhatu al qarib

Penulisnya termasyhur dengan sebutan Tuan Tabal. Satu dari tujuh ulama besar Kelantan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan Islam melalui tradisi pengajian-pengajian ilmu-ilmu agama Islam, mewujudkan budaya keilmuan, dan membentuk corak kehidupan islami di tlatah Kelantan pada abad 19 M sampai abad 20 M. Mirip peran Wali Songo kalau di Jawa. Tujuh ulama besar dimaksud adalah Haji Abdul Samad bin …

Read More »

Fikih Nusantara (17): Kitab Tuhfatu al Raghibin Karya Syeikh Husein bin Sulaiman al Jawi al Funtiani

tuhfat ar raghibin

Satu lagi warisan intelektual ulama Nusantara asal Pontianak Kalimantan Barat. Kitab fikih aliran madzhab Syafi’i yang ditulis dengan aksara Arab Jawi atau Arab Pegon berbahasa Melayu, namun disisipkan pula bahasa Arab pada bagian-bagian tertentu. Hanya pada halaman pengantar seluruhnya ditulis dengan bahasa Arab. Gaya penulisan yang sama dengan kitab Risalah Bab al Jum’ah yang telah diulas sebelumnya. Judul lengkapnya Tuhfatu …

Read More »

Fikih Nusantara (15) : Kitab Sullam al Mubtadi Karya Syaikh Daud bin Abdullah al Fathani

sullam al mubtadi

Kitab ini ditulis oleh Syaikh Daud bin Abdullah al Fathani, ulama termasyhur yang menjadi salah satu ikon masyarakat Melayu pada abad 19 M. Salah satu ulama yang paling produktif menulis. Banyak kitab hasil buah penanya. Berupa kitab fikih, tasawuf, thariqat dan aqidah. Dalam bidang fikih karyanya antara lain Hidayatu al Muta’allim, Al Jawahir al Saniyyah, Fathu al Mannan dan Sullam …

Read More »

Fikih Nusantara (14) : Kitab Shirath al Mustaqim Syeikh Nuruddin al-Raniri

siratal mustaqim

Kitab ini disebut-sebut sebagai kitab terbesar dan terlengkap dalam bab ibadah di antara jejeran kitab fikih Nusantara yang pernah ada dan juga kitab pertama yang ditulis dengan bahasa Melayu beraksara Arab Pegon. Ditulis oleh Nuruddin al Raniri dari Aceh. Karena background penulis yang kental dengan dialek Melayu Aceh kitab inipun memakai bahasa Melayu dialek Aceh. Nama lengkapnya, seperti tertulis dalam …

Read More »

Fikih Nusantara (9): Kitab Sabil al Muhtadin Karya Syaikh Arsyad al-Banjari

kitab sabilul muhtadin

Ditulis oleh ulama asal Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan. Lahir di Lok Gambang 15 Shafar tahun 1122 H dan wafat tahun 1227 H. Produktif menulis kitab. Diantara karyanya, Tuhfatu al Raghibin, al Qaulu al Mukhtashar, Hasyiah Fathu al Jawwad, Kanzu al Ma’rifat dan lain-lain. Sabil al Muhtadin merupakan karya beliau yang paling monumental. Kitab ini pada abad ke 20 dan awal …

Read More »

Fikih Nusantara (8): Kitab Fashalatan Karya Kiai Abdul Hamid Kendal

noname

Sebutan Masyhur penulis kitab ini adalah Syaikh Abdul Hamid bin Ahmad al Qandaly. Tipikal ulama yang produktif menulis. Lahir tahun 1915 M. Dikemudian hari beliau nyantri kepada KH. Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Dan bersahabat akrab dengan KH. Abdul Wahid Hasyim, putra KH. Hasyim Asy’ari. Kebanyakan karya beliau ditulis dengan aksara Arab Pegon. Di antaranya, ‘Aqidatu Ahlissunnah wal Jama’ah, …

Read More »

Fikih Nusantara (7): Kitab Mir’at al Thullab Karya Syeikh Abdurrauf al Sinkili

miratut thullab

Ulama salaf tajam penanya bukan nyaring mikrofonnya. Produktif menulis untuk membangun peradaban Islam. Tidak banyak cakap, apalagi membual. Tradisi yang menghasilkan karya-karya sebagai khazanah keilmuan keislaman itu dilanjutkan oleh para ulama Nusantara yang memang akrab dengan peradaban keilmuan tanah timur tengah. Di antara deretan nama ulama Nusantara tercatat Abdurrauf al Sinkili, putra asli Aceh yang lahir di Singkil, pesisir barat …

Read More »

Fikih Nusantara (6): Kitab Majmu’at al Syari’at al Kafiyah li al ‘Awam Karya Syaikh Sholeh Darat

kitab sholeh darat

Kitab fikih yang ditulis dengan Arab Pegon berbahasa Jawa ini ditulis oleh Muhammad Sholeh Ibnu Umar yang masyhur dengan panggilan Kiai Sholeh Darat. Memang tidak keseluruhan berbahasa Jawa karena dalam kitab ini terdapat sisipan teks bahasa Arab juga. Ciri kitab ini sama dengan karya fikih Nuruddin al Raniri, al Shirat al Mustaqim yang ditulis dengan bahasa Melayu dan kitab Mir’at …

Read More »

Fikih Nusantara (5): Kitab Sullam al Raja Karya Usman Said Tungkal

Jepretan Layar 2021 05 27 pukul 13.47.14

Satu lagi kitab fikih karya ulama Nusantara, Sullam al Raja karya Syaikh Usman. Salah seorang ulama Nusantara kelahiran Tungkal Jambi, 1320 H/1903 M. Nama lengkapnya Usman bin Muhammad Sa’id Tungkal. Dikemudian hari lebih dikenal dengan sebutan Syaikh Usman Tungkal. Syaikh Usman Tungkal cukup melegenda. Di Makkah beliau sangat terkenal dan kealimannya tidaklah disangsikan lagi. Bahkan di depan nama beliau selalu …

Read More »

Fikih Nusantara (4): Kitab Fathul Mujib al Qarib Karya Dr. (H.C) KH. Afifuddin Muhajir, M. Ag

fathul mujib

Kiai Afifuddin Muhajir, akrab disapa Kiai Afif, lahir di Jerengoan, Sampang, Madura 20 Mei 1955. Ayahnya bernama Kiai Muhajir dan ibunya Nyai Zuhriyah. Semua jenjang pendidikan beliau tekuni di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukurejo, Situbondo. Termasuk gelar strata satu. Hanya program strata dua yang beliau selesaikan di Universitas Islam Malang (UNISMA) karena di Pesantren Sukorejo waktu itu belum membuka program …

Read More »

Fikih Nusantara (2): Kitab Hasyiyah al Tarmasi Karya Syaikh Mahfudz Termas

hasyiyah tarmasi

Tidak banyak umat Islam mengetahui bahwa kitab fikih yang disebut-sebut sebagai kitab fikih paling tebal di kalangan madhab Syafi’i bukan berasal dari ulama di Timur Tengah. Justru kitab tertebal di seantero muka bumi ini ditulis oleh ulama nusantara. Beliau adalah Syaikh Muhammad Mahfudz bin Abdullah bin Abdul Manan bin Dipomenggollo al Tarmasi al Jawi, masyhur dengan Syaikh Mahfudz Termas. Beliau …

Read More »

Fikih Nusantara (1) : Kitab Nihayatuz Zain Karya Imam Nawawi Al Bantani

kitab nihatuz zain

Tanpa banyak umat muslim Indonesia ketahui sejatinya ulama nusantara pada masa lalu sangat produktif dalam menulis karya-karya otentik khas nusantara. Keilmuan Islam nusantara sudah lama dibangun dengan dialektika ulama nusantara dengan Timur Tengah yang menghasilkan peradaban keilmuan Islam khas nusantara. Khazanah keilmuan keislaman di nusantara memang bukan suatu hal baru. Karya-karya itu patut dikenali kembali sebagai bagian dari kekayaan ijtihad …

Read More »

Kiai Ma’ruf Minta Dai Perkuat Perannya Sebagai Deteksi Dini Dan Eliminasi Pola Pikir Intoleransi

028315800 1584956226 830 556

JAKARTA— Peran ulama, ustadz dan da’i sebagai penyampai ajaran agama ditengah masyarakat sangat vital, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat, terutama di era digital yang telah menjadi salah satu platform dalam penyampaian dakwah harus benar-benar dimanfaatkan untuk menyampaian ajaran yang damai, ajaran yang membawa kepada kebaikan dalam bingkai NKRI. Selain menjadi penyampai ajaran agama yang damai menuju keselamatan, dai juga dapat …

Read More »

Jejak Ulama’ Nusantara (2) : Seruan Memanusiakan Manusia Menurut Gus Mus

gus mus

Dalam tulisan pertama tentang “Jejak Ulama Nusantara (1) : Gus Mus dan Tips Jitu Menipu Setan”, penulis sudah cukup banyak menuliskan keistimewaan Gus Mus dibanding ulama lainnya. Keistimewaan yang penulis maksud disini adalah Gus Mus dilahirkan dalam sebuah tradisi intelektual agama yang sangat kental. Memiliki darah intelektual dari sang ayah, secara genetika telah membentuk Gus Mus juga menjadi seorang penulis. …

Read More »

Jejak Ulama Nusantara (1) : Gus Mus dan Tips Jitu Menipu Setan

gus mus

Bagi masyarakat Indonesia, nama Gus Mus atau KH. Mustofa Bisri bukanlah sesusatu yang asing. Gus Mus dikenal sebagai seorang Kiai besar di Kabupaten Rembang. Hingga tulisan ini ditulis, Gus Mus merupakan pengasuh Pondok Pesantren Raudlitut Tholibin di Leteh, Rembang. Sahabat dekat Quraisy Syihab ini juga dikenal luas sebagai seorang sastrawan. Bahkan beberapa sajak karangannya sudah beredar di msyarakat dalam bentuk …

Read More »